pria-500x312

5 Perilaku Yang Seringkali Membuat Pria Merasa Bersalah

Secara karakater seorang pria sudah mempunyai karakter yang maunya menang sendiri, gengsi dan cenderung angkuh. Namun demikian, tahukah anda bahwa sebenarnya ada hal-hal yang bisa membuat seoarng pria yang punya karakter tidak mau disalahkan justru merasa bersalah. Apa sajakah yang membuat seoarng pria merasa bersalah? Sobat Cinta Sejati, Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Mengkritik Terlalu Keras

wanita-marah130520b

Bisa saja seorang pria, mungkin pernah mengkritik diet Anda, style Anda, kebiasaan Anda, tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya dia merasa bersalah. Dia merasa bersalah karena dia tahu kritikannya melukai Anda, atau mungkin mengubah cara Anda menjalani hari-hari Anda. Hal tersebut mungkin dilakukannya di luar kontrol, saat emosi atau dalam kondisi banyak pikiran yang membuat dia jenuh dan cenderung emosional.

Rahasia

Hal-hal yang dilakukannya saat Anda tidak ada, dan dirahasiakan dari Anda, pasti ada. Hal-hal yang bersifat pribadi, yang  tidak mungkin untuk diakuinya, tentu saja membuatnya merasa bersalah.

Dia Berubah

solusi-pintar-bagi-para-pria-untuk-menghadapi-wanita-saat-pms_670x310

Dulu dia romantis, selalu ada kejutan, bunga, cokelat, namun sekarang dia sudah melupakan itu. Pria menyadari dia berubah, dia tidak seperti yang dulu. Dan itu membuatnya merasa bersalah. Namun, karena waktu, dan mungkin anak, tidak ada pilihan.

Lupa Hari Penting

Kesibukan kadang membuat orang melupakan hal-hal lain ya. Sama halnya dengannya. Mungkin karena sibuk, dia lupa hari itu ulang tahun Anda, hari Valentine, atau hari Anniversarry. Anda tidak perlu mengatakan apa-apa, tidak perlu marah, dia tahu kok dia salah, dan ingin memperbaikinya.

The Slow Fade

Begini singkatnya, saat pria yang dekat dengan Anda merasa ada ketidakcocokan, dan tidak ingin melanjutkan lebih jauh, namun tidak ingin terlalu melukai Anda, terpaksa dia harus melakukan “the slow fade”. Keadaan saat dia harus perlahan-lahan menjauh, jarang mengangkat telepon, membalas SMS lebih lama, dan akhirnya tidak pernah membalas lagi. Membuatnya merasa bersalah memang, tapi mungkin rasa bersalahnya akan lebih besar jika dia meninggalkan Anda secara tiba-tiba.

Mungkin Anda hanya perlu tahu bahwa dia merasa bersalah. Itu pertanda bagus bukan?

Vemale.com