Kata-Mutiara-Cinta-Sejati

4 Perilaku yang Menunjukkan Adanya Cinta Sejati

Cinta sejati adalah definisi dari cinta yang sempurna. Tapi tidak mudah untuk menemukannya. Apakah Anda melihat 4 tanda-tanda perilaku cinta sejati dalam hubungan kalian sendiri. Cinta sejati tidak dirasakan dalam sekejap atau dalam pandangan kedua, tapi 4 tanda perilaku berikut ini bisa menunjukkan cinta sejati ada pada diri dan pasangan kalian. Berikut ini 4 tanda cinta sejati tersebut:

1. Cinta sejati beda dengan nafsu birahi

Cinta dan nafsu adalah dua hal yang berbeda dan sering kali membingungkan kita. Nafsu yang berlebih justru menunjukkan cinta sejati itu tak ada. Sayangnya kebanyakan tema film, lagu, novel bukanlah tentang cinta, melainkan nafsu. Secara gampang  cinta sejati itu tahan uji, … sementara nafsu mudah luntur …
Kalo cinta sejati ada, tentu akan saling menghargai … sedangkan nafsu justru memanfaatkan setiap kesempatan yang ada …
Daya tarik fisik sering kali menjadi satu sinyal awal dari tumbuhnya Cinta sejati, tapi itu belum jadi cinta sejati.

2. Cinta Sejati Tak Selalu Identik dengan Romantisme

Perasaan romantis kadang kunci keharmonisan pasangan. Tuhan memang merancang agar kita mengalami perasaan seperti ini dalam hubungan istimewa dengan lawan jenis. Namun gairah dan kehangatan romansa tidak dapat disamakan dengan cinta. Keromantisan merupakan suatu perasaan; sedangkan cinta sejati masih memiliki makna yang jauh lebih dalam lagi.

3. Cinta sejati bukanlah Cinta Buta

Perasaan tergila-gila atau cinta buta adalah daya tarik dan gairah yang kuat dalam diri seseorang terhadap lawan jenisnya. Kamu akan memikirkan dia siang dan malam. Pikiranmu tersita oleh orang itu sehingga kau tidak dapat berkonsentrasi pada hal yang lain. Kata lain dari persaan tergila-gila ialah puppy love atau cinta monyet. Jatuh cinta atau cinta pandangan pertama biasanya mereka berbicara ttg perasaan tergila-gila…

4. Cinta sejati dan seks adalah dua hal yang berbeda

Ingat, cinta sejati merupakan proses ; sedangkan seks merupakan suatu tindakan. Cinta bisa dipelajari; seks merupakan naluri. Cinta membutuhkan perhatian terus menerus; seks tidak perlu seperti itu. Cinta membutuhkan waktu untuk berkembang dan menjadi dewasa; seks tidak perlu waktu untuk berkembang. Cinta membutuhkan interaksi emosional dan rohani; seks hanya membutuhkan interaksi fisik. Cinta membuat hubungan makin dalam; seks tanpa cinta membuat hubungan jadi renggang.